Google Home Mini Review

Google Home Mini

Google Home Mini

Pekanbaru, 13 Maret 2020.- Hai, iya kamu yang disana, aku rindu. Ceilah jomblo aja gegayaan. Pada saat postingan ini tayang atau tampil, sudah 2 hari saya menggunakan Google Home Mini. Yah walaupun udah tahun 2020 Google telah meluncurkan Google Home Mini Gen 2 saya baru nyobain yang Gen 1 hiks.

Google Home Mini
Google Home Mini

But its Ok lah, Dengan harga Rp. 400rb saya bisa mendapatkan semi automation home layaknya Jarvis yang ada pada Film Marvel – Ironman. Kali ini saya akan bahas Kelebihan dan Kekurangan dari Google Home Mini ini. Google yang berukuran Dorayaki ini begitu banyak manfaat, banyak yang bertanya “Apa sih manfaatnya ?” atau “Apa sih fungsinya?” atau “Ah paling cuma untuk gegayaan aja” eits netijen budiman jangan gitu..

Kelebihan, Manfaat dan Fungsi

Pertama : Yang paling pertama itu, fungsi dasarnya yaitu Google Home sebagai Bluetooth Speaker. Jika kamu mencari Sebuah Speaker Bluetooth dengan kualitas yang jernih banget dengan harga kisaran Rp. 400rb mending kamu beli Google Home, bisa putar lagu dengan perintah suara seperti “Hey Google, putar musik” maka otomatis akan memutar musik.

Kedua : Dengan menggunakan Google Home mini, kamu berarti sudah memiliki Asisten Rumah Tangga kamu sendiri yang dapat kamu perintah sesuai kehendak kamu. Kamu tau Google Assistans bukan? Kalau belum, Google memiliki sebauh Sistem Artificial Intelligence dengan perintah suara, yang kini sudah tersedia juga dengan bahasa Indonesia. Kamu bisa Menanyakan sesuatu kepada Google hingga memberi perintah.

Layaknya Asisten Rumah Tangga, kamu bisa menyesuaikan rutinitas semua device elektronik dirumah kamu, seperti Lampu, AC, Coffee Maker, dan semua alat yang menggunakan listrik.

Google Home Mini 2
Google Home Mini

Ketiga : Dengan Google Home Mini kamu dapat Menghemat Pemakaian Listrik di Rumah. Speaker yang dapat berbicara ini dapat melakukan tugas hariannya sesuai Jadwal Rutinitas yang telah di sesuaikan, contohnya saya menyesuaikan AC dan Lampu kamar akan Mati setiap pada jam 6 Pagi, Bayangkan jika device elektronik seisi rumah berjalan sesuai dengan jadwalnya, pasti tidak ada energi atau listrik yang terbuang sia-sia.

Keempat : Kamu bisa membuat atau mengkostumisasi perintah sesuka hati pada Google Home Mini ini. Tentunya dengan bahasa yang dimengerti olehnya ya. Contohnya begini, Kamu dapat setting jika kamu mengatakan “Hey Google, Ayo pergi” dan kamu bisa memerintahkan Google menjawab dengan pesan “Tidak terimakasih, saya dirumah saja” dan otomatis lampu dan AC akan mati otomatis setelah Google mengatakannya.

Kekurangannya

Iya iyaa, dimana ada kelebihan, pasti ada kekurangannya. Google Home Mini Gen 1 ini mic nya kadang rada kurang sensitif, berbeda dengan kualitas Google Home Nest yang besar dan Gen 2 yang lebih sempurna. Google Home Mini Gen 1 ini bisa dikatakan untuk ruangan yang tidak begitu besar, seperti kamar tidur dan semacamnya, tapi untuk anak kos ini sudah menyerupai semi Jarvis habis.

Dan harus memiliki Koneksi WiFi yang stabil, jika tidak pada saat bertanya pada Google Home akan membutuhkan waktu lebih untuknya mencari jawabannya di internet, apalagi pada saat memberi perintah “Putar musik” bakalan rada loading gitu.

Hidup lebih simple dan mudah dengan bantuan Google Home melalui perintah suara dan serba otomatis.

Baca Juga :

Share or follow and like us:
error0
Tweet 20

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *